lapindo_sidoarjoYahh..kalo ngomongin soal lumpur lapindo dan dampak yang diberikannya pada masyarakat sekitar emang gag ada abis2nya,,yang terbaru malah Presiden SBY memanggil Bakrie Group untuk memberikan pertanggungjawaban tentang masalah ganti rugi korban Lapindo yang tak kunjung dibayar, tapi belum tau juga nih pemanggilan ini digubris gag sama penanggungjawab Lapindo. Tapi sebenernya apa sih penyebab timbulnya semburan lumpur Lapindo ituh??

Baru2 ini sekitar bulan november kemaren telah diselenggarakan pertemuan rutin (setahun sekali) para ahli Geologi perminyakan sedunia di Cape Town, Afrika Selatan yang disebut American Association of Petroleum Geology (AAPG) dimana ada sekitar 97 tema dan 600 makalah yang menjadi bahasan peserta konferensi tersebut. Tema tentang Penyebab Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo Jawa Timur merupakan salah satu tema  yang dianggap penting dan juga cukup menggegerkan .

Kenapa bisa dibilang topik penting?? soalnya sampe skrg belum diketahui penyebab bencana tersebut yang udah berlangsung mulai 29 Mei 2006, menenggelamkan 12 desa, dan gag ada tanda bakal surut. Dari lubangnya aja menyembur 100ribu meter kubik lumpur per harinya yang cukup untuk mengisi 53 kolam renang standar Olimpiade. Dalam beberapa tahun kedepan pun tanah disekitar pusat semburan diperkirakan akan ambles sekitar 120 meter.

Back to conference..

Sebenernya uda banyak forum untuk membahas masalah ini, tapi baru di forum ini bintang tamu yang ditunggu bisa hadir..Yup, sapa lagi kalo bukan pihak Lapindo. Dibawah ini ada beberapa pendapat ahli geologi tentang penyebab semburan…Adriano Mazzini ahli gunung Universitas Oslo, ia menyatakan bahwa penyebab semburan lumpur adalah akibat dari gempa yang mengguncang Yogyakarta. Yang disanggah oleh ahli pengeboran lapindo Nurrochmat Sarwolo dan Mark Tingay ahli gempa Universitas Curtin, Australia bahwa energi gempa Yogya terlalu kecil untuk menyebabkan semburan. Sedangkan Davies berpendapat bahwa semburan yang terjadi murni akibat kesalahan pengeboran Lapindo yang gag sesuai prosedur.

Debat panas pun terjadi selama 1 1/2 jam yang kemudian diakhiri dengan melakukan voting terbuka untuk mengetahui kesimpulan dari 74 peserta yg hadir..Dan hasilnya adalah..Jeng..Jeng…Jeng…

42 pakar menyatakan semburan itu merupakan akibat sumur eksplorasi Lapindo dimana dinding sumur tidak mampu menahan tekanan gas sehingga memicu fenomena gunung lumpur.

16 pakar lainnya menyatakan diskusi dan data yang disajikan belum konklusif

13 lainnya menyatakan banwa bencana ini akibat dari pengeboran Lapindo dan gempa bumi.

Ok..rasanya gag wajar kalo soal persoalan ilmiah ini diputuskan dengan cara voting..suatu hal yang gag pernah terjadi sebelumnya di dunia ilmiah. Karena penyelesaian permasalahan ilmiah harus didasarkan pada fakta2 dan teori yang ada sesuai dengan prosedur yang telah terstandarisasi..bukan dengan voting yang hanya bersifat subjektif..is it right???

Advertisement